- Untuk pembagian IP PC pada Lantai 1 menggunakan alamat jaringan 192.168.1.0 / 24 dengan Gateway 192.168.1.1
- Untuk Pembagian IP PC pada Lantai 2 menggunakan alamat jaringan 192.168.0.0 / 24 dengan Gateway 192.168.0.1
- Untuk yang menggunakan Laptop mendapatkan alamat Ip dari service DHCP menggunakan alamat jaringan 192.168.0.0 / 24 dengan Gateway 192.168.0.1
Senin, 07 Januari 2013
Konfigurasi Wireless Sederhana Dengan Cisco Packet Tracer
Senin, 19 November 2012
Latar Belakang Hitler Membantai Kaum Yahudi??
Frustasi, yatim-piatu, tidak ada uang, sehingga dia selama kira-kira setahun menjadi gelandangan, hidup dari belas kasihan orang lain di jalanan. Selama itu, dia juga mulai benci terhadap orang Yahudi, kaum imigran yang hidup lebih mewah, dan ini dikuatkan dengan pendengaran dari ceramah yang sifatnya “Antisemit” oleh Walikota Vienna Karl Lueger.
Teori Lueger yang menyalahkan kekacauan ekonomi dan politik kepada kaum Yahudi, mengispirasinya menjadi pembenci kaum Yahudi sepanjang hidupnya. Ini pula yang membangun ideologinya dan menganggap bangsa Arya adalah ras tertinggi. Banyak orang berkata, seandainya saja dia diterima di sekolah seni tersebut, mungkin Hitler hanya akan menjadi seniman seperti Picasso misalnya, mungkin sejarah juga akan lain ceritanya. Disinilah salah satu letak pentingnya Hitler, dia mengubah sejarah (meskipun ke jalan yang dianggap salah). Garis hidupnya bagaikan takdir yang tidak bisa diubah.
Di tahun 1914, Jerman ikut serta dalam Perang Dunia 1 dan Hitler masuk militer. Sewaktu perang di garis depan, dia terluka, dipulangkan dan mendapatkan medali untuk keberaniannya. Selama perang, Hitler berangsur-angsur menjadi seorang patriot untuk Jerman meskipun dia sendiri bukan warga negara Jerman (dia lahir di Austria). Maka dari itu, sewaktu Jerman kalah perang, dia tidak bisa menerima kenyataan, karena bagi Hitler, Jerman adalah yang terkuat. Dia lalu menyalahkan para "pengkhianat" sipil, terutama orang Yahudi sebagai penyebab Jerman kalah perang.
Jerman setelah kalah perang porak poranda. Keadaannya sangat mengenaskan dengan kota-kota yang hancur, harga barang tinggi ditambah lagi dengan datangnya gerakan-gerakan revolusi komunis. Hitler sendiri tetap berdiam di militer. Hitler membenci orang-orang dari berbagai ideologi, termasuk komunis (Karl Marx adalah seorang Yahudi), sosialis kapitalis dan liberal. Sebenarnya karir militer Hitler hanya sampai Kopral, bisa dibayangkan betapa hebatnya orang ini, dia menjadi Army Commander yang ditakuti seluruh dunia pada Perang Dunia 2. Tahun 1919 Hitler lalu bergabung dengan sebuah partai kecil bernama Partai Pekerja Jerman dan meninggalkan karir militernya. Saat berhasil menjadi pemimpinnya dan akhirnya mengubah namanya menjadi partai NAZI. Tahun 1920, Hitler menterbitkan simbol Swastika dan Tahun 1921 Partai ini semakin solid dengan didukung oleh kelompok milisia SA.
Menurut teori konspirasi kaum Yahudi menjual Jerman kepada musuh-musuh Jerman waktu PD I agar mendapatkan Palestina yg di kuasai oleh Turki yg satu blok dengan Jerman
Orang-orang Yahudi pada waktu itu berpikir kekalahan Jerman lebih menguntungkan daripada kekalahan Inggris karena dengan orang-orang Yahudi menjalin kerjasama dengan Inggris agar Palestina diberikan kepada mereka jika Inggris dan sekutunya menang perang.
Padahal Jerman ini tanah pelarian orang-orang yahudi setelah mereka di kejar-kejar oleh Tsar dari Rusia tapi karena menurut mereka tanah Palestina bisa diambil dengan kekalahan Jerman yang beraliansi dengan Turki (waktu itu Palestina dibawah kekuasaan Turki), mereka menawarkan bantuan kepada Inggris dan Perancis untuk membawa Amerika Serikat (yang di dalami banyak pelobi Yahudi yang berperan dalam kebijakan negera) ke kancah perang.
Hitler setelah PD I pada waktu itu merasa bahwa bangsa Yahudi adalah penghianat yg harus dilenyapkan dan diusir dari Eropa. Hitler juga merasa superioritas bangsa Jerman dapat diperoleh dengan memurnikan darah bangsa Arya tanpa ada percampuran dengan bangsa lain yang dianggapnya lebih rendah (padahal dia sendiri berdarah Yahudi)
ingat juga bahwa bangsa Yahudi juga selalu merasa bahwa mereka adalah bangsa terpilih untuk memimpin ras bukan Yahudi sehingga menurut Hitler mereka juga adalah 'saingan' bangsa Arya untuk memimpin umat manusia.
- Hitler ingin menunjukkan pada kita, bahwa para Yahudi itu memang pembuat masalah yang sangat membahayakan dunia. Karena itu mereka pantas dibantai.
- Hitler ingin menunjukkan pada kita, bahwa pembantaian yang dilakukannya dapat melecut semangat para Yahudi saat itu di berbagai penjuru dunia, sehingga mereka (para Yahudi) bangkit dari kemalasan mereka dan mulai giat bekerja untuk menguasai dunia.
Sejarah Palestina vs Zionis
28 September 1995. Implementasi Perjanjian Oslo. Otoritas Palestina segera berdiri.
Sabtu, 27 Oktober 2012
Pertemuan 6 - Linux Sytem Administrator
Pertemuan 6 – Linux System Administrator
Pertemuan terakhir sebelum UTS.. semoga apa yang udah dipelajari bisa berguna nantinya untuk nusa dan bangsa!!
SCP (Secure Copy) dan TAR (Pemaketan File)
Perintah SCP berfungsi untuk mentransfer file atau direktori melalui konsol
- scp namafile namausertujuan@ipusertujuan:/pathusertujuan = Untuk mentransfer file
- scp –r /pathdirektoriasal namausertujuan@ipusertujuan:/ pathusertujuan = Untuk mentransfer direktori
(Dengan catatan si Boy anda harus tau password root komputer tujuan maupun password komputer tujuan)
Perintah TAR berfungsi untuk memaketkan file atau direktori beserta isinya didalam system operasi Linux (mungkin cikal bakal konsep Tiki n JNE kali yaa..)
- tar -cf namafilepaket.tar namafileataudirektoriyangakandipaketkan = membuat paket file
- tar -xf namafilepaket.tar = mengekstrak file yang telah dipaketkan
That’s all for today see u next time
Pertemuan 5 - Linux System Administrator
Pertemuan 5 – Linux System Administrator
Setting IP Address dan Hostname
Sedikit penjelasan tentang IP Address (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Perintah-perintahnya antara lain :
1. Mengaktifkan / menonaktifkan / merestart jaringan:
service network start = untuk mengaktifkan / memulai setting jaringan.
2. service network restart = untuk merestart setting jaringan ke default / semula
3. service network stop = untuk menonaktifkan setting jaringan.
4. ifconfig |more = Melihat Properties IP
5. ifconfig eth0 no.ip = Setting IP
6. route add default gw no.ip = ip Setting Gateway
7. ping no.ip = Cek kartu jaringan / cek koneksi
8. arp = Melihat hasil koneksi
9. hostname nama yg ingin dipakai = Setting Hostname
10. uname –n = Untuk mencetak / melihat properti node name / host name / user name
11. uname –a = Untuk mencetak / melihat properti semua atribut (all)
12. uname –s = Untuk mencetak / melihat properti sistem yang digunakan
13. ssh no.ip yg ingin diremote = Meremote komputer lain
14. wall isipesan = Mengirim Pesan ke komputer lain (dengan catatan harus terlebih dahulu meremote komputer yang hendak dikirimkan pesan)
Rabu, 24 Oktober 2012
PERTEMUAN 4 - Linux System Administrator
PERTEMUAN
4
Perintah-Perintah Dasar Linux
System Administrator
1. Ls –l : Untuk melihat hak ijin akses
2. Chmod u+,gtx linux
Chmod ug+x linux : Untuk menambahkan hak ijin akses untuk user dan group agar bisa dieksekusi
3. Chmod u-rw,o+wx : Untuk menghilangkan hak ijin akses membaca dan menulis untuk user
dan menambahkan hak ijin akses menulis dan mengeksekusi untuk other menggunakan
format huruf
4. Chmod 777 linux : Untuk memberi hak ijin akses secara penuh untuk user, group dan
other dengan format angka
5. Vi /etc/group :
Untuk membuat 2 user
menjadi 1 group
6. Chown nmuserbukanpemilik.nourutuser alamatfile
: Untuk mengubah kepemilikan file



























